Catatan Kecil

Home » Automotive » Audi R8 GT, Tenaga Bertambah, Bobot Berkurang

Audi R8 GT, Tenaga Bertambah, Bobot Berkurang

Perkembangan Audi R8 5.2 sangat cepat. Di saat penyuka mobil sport berperforma tinggi belum puas mengendarai Audi R8 5.2 FSI Quattro yang baru saja dibeli, Audi AG sudah akan meluncurkan Audi R8 GT.

Audi R8 GT adalah model teratas (flagship) dari jajaran Audi R8. Audi R8 GT lebih ringan dan lebih bertenaga daripada Audi R8 5.2 FSI Quattro pendahulunya. Sebanyak 33 contoh Audi R8 GT akan tiba di Inggris pada Juni mendatang. Mobil yang menghasilkan tenaga maksimum 552 PK itu akan dijual dengan harga 142.585 poundsterling.

Audi R8 GT mendapatkan tambahan tenaga 27 PK dan torsi 10 Nm dibandingkan dengan pendahulunya serta bobotnya berkurang 100 kilogram. Dengan tenaga maksimum 552 PK dan torsi maksimum 540 Nm yang dihasilkan mesin berkapasitas 5.2 Liter (5.204 cc), 10 silinder dalam konfigurasi V (V10), yang disandangnya, Audi R8 GT sanggup melesat hingga kecepatan 100 kilometer per jam dari posisi berhenti dalam waktu 3,6 detik.
Itu berarti Audi R8 GT dapat berakselerasi dari 0-100 kilometer per jam, 03 detik lebih cepat daripada Audi R8 5,2 FSI Quattro. Itu menjadikan Audi R8 GT adalah kendaraan jalan raya yang paling cepat. Kecepatan maksimumnya 318 kilometer per jam.

Jangan heran, mesin berkapasitas 5.2 Liter, V10, yang disandang Audi R8 diambilkan dan dimodifikasi dari Lamborghini Gallardo LP560-4. Dengan penambahan tenaga dan pengurangan bobot itu, Audi R8 GT berakselerasi dari 0-100 kilometer per jam, 0,1 detik lebih cepat daripada Lamborghini Gallardo LP560-4.
Berbeda dengan Audi R8 5.2 FSI Quattro yang menggunakan sayap yang dapat dikeluarkan atau dimasukkan di bagian belakang untuk meningkatkan kestabilan dalam kecepatan tinggi, Audi R8 GT menggunakan sayap permanen dari bahan karbon di belakang.

Audi R8 GT dilengkapi dengan electronic stability program (ESP) yang akan menghindarkan mobil tersebut dari kemungkinan oversteer atau understeer pada saat menikung dengan kecepatan tinggi.
Oversteer adalah saat menikung dengan kecepatan tinggi, roda belakang cenderung slip keluar dari lintasan yang seharusnya dilalui (lintasan normal). Adapun understeer adalah saat menikung dengan kecepatan tinggi, roda depan cenderung slip keluar dari lintasan yang seharusnya dilalui.

Namun, dengan mengaktifkan mode sport, pengendara dapat merasakan sensasi oversteer secara terkendali. Jika mengendarai Audi R8 GT di lintasan khusus atau di sirkuit, ESP dapat dinonaktifkan.

 

[ Recent Posts ] :


| Ingin Berkomentar Atau Meninggalkan Pesan...Cukup Dengan Mengisi Pesan / Komentar, Nama Dan Email Anda Pada Kotak Komentar ini (Pada Kolom/Pengisian Website Bisa Dikosongkan, Bila Tidak Memiliki Website Atau Blog) |...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

[ Daftar Isi ]

%d bloggers like this: