Catatan Kecil

Home » Mistery » Stonehenge Menyimpan Monumen Lain…???

Stonehenge Menyimpan Monumen Lain…???

Para ilmuwan yang meneliti wilayah sekitar Stonehenge menemukan struktur melingkar yang terletak beberapa ratus meter dari monumen yang terkenal itu. Sejauh ini masih menjadi pertanyaan, struktur apakah yang dijumpai tersebut. Tim survei yang menggalinya menduga struktur itu adalah pondasi monumen batang-batang kayu yang disusun melingkar, yang bisa jadi merupakan versi kayu stonehenge.

Namun Tim Darvill, seorang profesor arkeologi dari Universitas Bournemouth di Inggris selatan, berpendapat, yang ditemukan adalah makam prasejarah. Darvill mengatakan, lingkaran itu perluasan dari penemuan-penemuan lain di sekitar Stonehenge dan menunjukkan bahwa banyak hal yang harus dipelajari dan betapa luasnya situs itu sebenarnya. “Pada saat itu, Stonehenge adalah pusat upacara terbesar di Eropa,” katanya.

Stonehenge yang terlihat saat ini diperkirakan selesai dibangun sekitar 3.500 tahun yang lalu, meski pekerjaan paling awal sudah dimulai lebih dari 5000 tahun yang lalu. Walau banyak orang  telah melakukan penggalian secara terus menerus sejak abad ke-18, saat ini penggalian diawasi dengan ketat. Jadi para arkeolog melakukan pemindaian lahan dengan menggunakan magnet dan sensor radar guna melihat ada apa di sekitar Stonehenge.

Adapun struktur baru yang ditemukan berupa kelompok sumur yang dikelilingi lubang-lubang lebih kecil. Struktur cincin ini berjarak sekitar 900 meter dari Stonehenge dan berada pada jarak padang bila dilihat dari Stonehenge.

Arkeolog Universitas Birmingham Henry Chapman mengatakan bahwa lubang-lubang kecil yang ada adalah bekas penyangga tiang-tiang kayu utama yang berdiri tegak setingga 3 meter lebih.

Timberhenge – nama yang kemudian diberikan untuk struktur itu – mungkin dibangun pada waktu yang sama dengan Stonehenge, dan diduga memiliki fungsi religius dan upacara yang berkaitan. Tetapi apa jenis upacaranya masih belum diketahui. Yang jelas, temuan ini menambah luas komplek kuburan dan struktur Neolithic di wilayah tersebut.

Wilayah misterius
Struktur yang paling mirip dengan timber henge adalah Woodhenge, monumen yang terdiri dari enam rangkaian tiang kayu dan dikelilingi gundukan tanah. Penggalian di lokasi itu tahun 1970 memunculkan jasad anak dengan bagian kepala di tengah-tengah monumen, yang memunculkan dugaan adanya pengorbanan manusia di sana.

Sepelemparan batu dari timberhenge, ada formasi lain yang disebut Cursus, berupa galian sepanjang 3 kilometer yang belum diketahui fungsinya. Di dekatnya juga ada gundukan-gundukan tanah yang disebut Northern Kite Enclosure, di mana petani-petani jaman perunggu sepertinya menghindari bercocok tanam di sana. Sekali lagi, tak seorang pun tahu mengapa.

Wilayah sekitar Stonehenge juga penuh dengan kuburan-kuburan prasejarah yang sebagian ada sebelum bangunan itu dibuat. Tahun lalu para peneliti menemukan monumen lingkaran kecil dari batu di tepi Sungai Avon. Mereka menduga lingkaran batu  yang disebut “Bluehenge” karena dibangun dengan batu-batu biru itu merupakan titik awal prosesi upacara yang kemudian berakhir di Stonehenge
.

Penggalian Arkeologi Teliti Situs Stonehenge di Inggris

Untuk mengungkap misteri pembangunan Stonehenge atau tugu-tugu batu raksasa di Inggris, para arkeolog akhirnya mulai melakukan penggalian di sekitarnya. Dari material yang ditemukan dalam penggalian tersebut, mereka berharap dapat mengungkap kapan batu-batu besar yang menyusun monumen paling misterius ini mulai disusun.

Stonehenge merupakan salah satu peninggalan dari zaman prasejarah yang sangat terkenal di Inggris. Namun, siapa yang membangun, untuk apa, dan kapan monumen batu tersebut dibangun masih menyimpan teka-teki hingga saat ini. Situs yang sudah dilindungi sebagai salah satu warisan dunia itu menjadi salah satu kunjungan wisata favorit di Salisbury.Strukturnya secara umum berbentuk pola melingkar yang terdiri atas batu-batuan tegak maupun bertumpuk. Lingkaran bagian luar tersiusun dari batu-batu jenis sarsen raksasa yang berditi tegak. Sementara lingkaran batu di pusatnya tersusun dari tumpukan batu jenis bluestone (batu biru). Bentuknya yang melingkar diyakini berhubungan dengan astronomi, misalnya untuk mempelajari posisi matahari dan bulan.

Para ilmuwan memperkirakan batu biru (bluestones), yang merupakan bagian tertuanya, dibangun sekitar 2600 Sebelum Masehi. Batu ini diperkirakan dibawa dari tugu batu lainnya di Bukit Preseli, Wales Selatan yang dipisahkan sungai dan berjarak sekitar 382 kilometer dari situs tersebut.

“Penggalian akan melacak datangnya batu biru setelah dibawa sejauh 153 mil perjalanan dari Preseli ke Salisbury Plain,” ujar Geoffrey Wainwright, arkeolog yang akan melakukan penggalian bersama Timothy Darvill dari Universitas Bournemouth. Tidak hanya itu, mereka juga berusaha mengungkap bagaimana batu-batu  seberat 5 ton dibawa ke bukit tersebut.

Para arkeolog sebelumnya berpendapat bahwa batu-batu tersebut mungkin digelindingkan dari bukit ke pinggir pantai. Kemudian diangkut dengan perahu besar mengarungi Sungai Avon.

 

[ Recent Posts ] :


| Ingin Berkomentar Atau Meninggalkan Pesan...Cukup Dengan Mengisi Pesan / Komentar, Nama Dan Email Anda Pada Kotak Komentar ini (Pada Kolom/Pengisian Website Bisa Dikosongkan, Bila Tidak Memiliki Website Atau Blog) |...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

[ Daftar Isi ]

%d bloggers like this: