Catatan Kecil

Home » Mistery » Lima Temuan yang tidak Disengaja

Lima Temuan yang tidak Disengaja

Advertisements

BERBAGAI temuan kesehatan, termasuk penisilin, ditemukan secara tidak sengaja. Meskipun tidak disengaja, temuan tersebut masih bermanfaat bagi masyarakat sekarang. Temuan apa saja..???   Berikut beberapa di antaranya:

Penisilin
Contoh terbaik dilakukan oleh Alexander Fleming. Saat masih menjalani 50 persen percobaan mengenai bakteri, dia pergi berlibur. Dengan ceroboh, Fleming meninggalkan cawan kotor di wastafel laboratorium. Saat kembali, dia menemukan bakteri telah tumbuh di semua permukaan cawan, kecuali di area yang ditumbuhi jamur. Temuan tersebut membuka jalan terhadap pengembangan penisilin.

Saccharin
Penemu: Constantin Fahlberg dan Ira Remsen
Tahun: 1879

Setelah seharian mempelajari aspal cair, Fahlberg meninggalkan laboratoriumnya di Johns Hopkins dan pergi makan malam.

Temuan besar: Sesuatu yang dia makan berasa manis, yang dia telusuri sebagai sebuah komponen kimia yang tertumpah di tangannya. Yang lebih menarik lagi, komponen tersebut bebas kalori. Hal ini membawanya menemukan dan akhirnya mempatenkan terbosoan baru, saccharin.

Permen karet
Penemu: Thomas Adam
Tahun: 1870
Adams sedang bereksperimen dengan chice, getah tanaman dari Amerika Selatan, sebagai pengganti karet. Setelah gagal berulang-ulang, penemu yang sedih tersebut memasukkan satu potong ke dalam mulutnya. Ternyata dia menyukainya. Sebagai akibatnya: Adams New York No. 1 menjadi permen karet yang diproduksi dalam jumlah besar pertama di dunia.

Popcorn
Penemu: Percy Spencer
Tahun: 1946
Dengan berakhirnya perang dunia II, insinyur mencari manfaat lain dari magnetron, yang menghasilkan gelombang mikro untuk sistem radar. Saat Spencer sedang berdiri di dekat perangkat tersebut pada suatu hari, cokelat dalam sakunya mencair. Dia menemukan bahwa magnetron bekerja lebih baik untuk membuat popcorn.

Pewarna sintetis
Penemu: William Perkin
Tahun: 1856
Perkin berniat menemukan obat untuk mentasi salah satu penyakit paling mematikan di dunia, malaria. Saat mencoba menggandakan pembasmi malaria, quinine, di laboratoriumnya, Perkin dengan tidak sengaja malah menemukan warna lembayung muda. Perkin melupakan malaria dan mengembangkan industri pewarna sintetis.

 

[ Recent Posts ] :

Advertisements

| Ingin Berkomentar Atau Meninggalkan Pesan...Cukup Dengan Mengisi Pesan / Komentar, Nama Dan Email Anda Pada Kotak Komentar ini (Pada Kolom/Pengisian Website Bisa Dikosongkan, Bila Tidak Memiliki Website Atau Blog) |...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

[ Daftar Isi ]

%d bloggers like this: